Burung Kecil
Ia seperti seekor burung kecil,
yang selamanya selalu menanti,
kebebasan yang tidak pernah ia miliki.
Hidup dalam sangkar imajiner,
mengurungnya,
membuat dirinya merasa bahwa,
hidupnya seperti garis linear,
lurus, tidak berdetak,
dirinya seperti cuitan tanpa nyawa, katanya.
Yang ia nanti,
adalah kebebasan,
terbang dengan kepakan sayap lantang,
menuju langit yang terbentang.
Bersenandung riang,
dengan langit sebagai pilihannya untuk pulang,
untuk hidup dalam dekapan nafas panjang,
untuk bahagia dalam seluruh cerita dimasa depan.
Komentar
Posting Komentar