Bersama
Beberapa manusia terkadang,
hidup dalam kenangan yang menyisakan sebuah trauma,
yang ia ketahui, adalah menghindar sebelum terkena,
bertahun ia menjaga diri,
dari segala ancaman yang ia takuti.
bertahun ia menguatkan diri,
untuk melawan jika yang serupa mendekati.
Berlari, ia mengisi hari hanya dengan berlari,
menghindar untuk menyelamatkan diri sendiri.
Bersiap, ia berlatih untuk terus bersiap,
berjaga-jaga untuk selalu siaga kepada hal yang tak ia terka.
Terkadang, ketakutannya seperti awan,
menggumpal, gelap, diatas kepala menurunkan hujan.
terkadang ia menari, dibawah air mata yang menggenangi,
memeriahkan dan menyemangati diri sendiri.
Baginya, hanya dirinya yang ia punya.
baginya, hanya dirinya yang harus selalu ada,
melewati semua,
dan menyudahi segala trauma.
Hingga, akhirnya beberapa manusia terkadang bertemu dengan yang serupa,
walau cerita yang mereka punya tidaklah sama,
rasa lelah dalam berlari,
membawa mereka melebur dalam suatu cerita memahami dunia.
"kau tidak sendiri" seperti kata yang penuh akan makna,
baginya, kali ini ia..
memiliki teman dalam memahami derita,
memiliki teman dalam menertawakan segala realita.
bersama, mereka mengistirahatkan kaki di tengah kota tanpa perlu saling bertanya,
bersama, mereka mencari cara untuk menyembuhkan segala trauma yang mereka bawa,
bersama, mereka memahami segala cerita yang membawa kepada pertemuan yang tidak disengaja.
Bersama, mereka berjalan untuk mengarungi semua.
Komentar
Posting Komentar