Tebing



Terkadang,

ada masa dimana kita seperti..

berdiri di ujung tebing yang sangat tinggi.


Setelah semua perjalanan yang kita lalui,

seakan semua berujung ke tebing yang sama lagi.

mirip seperti tebing ini. 


Terkadang,

ada masa dimana,

kaki terasa begitu lemas untuk berdiri,

terlalu kuat pula angin berhembus diatas sini.


Terkadang,

ada masa dimana yang kita butuhkan,

hanyalah satu alasan kenapa kita harus bertahan.

bertahan saat hidup seakan tidak lagi menyuguhkan pilihan.


Terkadang,

ada masa dimana akhirnya kita tersungkur,

sulit sekali rasanya untuk bangkit,

karena kehidupan terasa begitu sangat pahit. 


Tubuh yang sakit,

jiwa yang terhimpit,

diatas bukit,

hati menjerit.


"Tak apa, ini hanya sementara"

"Tak apa, kitakan manusia"

"Tak apa, semua akan baik-baik saja"


Mungkin jika sudah seperti ini..

tidak baik juga jika kita terlalu memaksakan diri,

untuk mencari satu atau seribu alasan mengapa kita harus bertahan di dunia ini. 

bisa jadi alasan bukanlah satu-satunya yang kita butuhkan saat ini.

 

Pahami diri, 

mungkin saja, yang kita butuhkan hanyalah jeda.

sebuah jeda untuk mengistirahatkan kaki dan pikiran,

yang sudah sangat lelah dalam melewati berbagai permasalahan dan rintangan.


Beristirahatlah sebentar,

nanti jika sudah sedikit baikan.

kita juga akan mampu kembali untuk berjalan kan?.


Setelah ini bisa saja pendakian akan semakin tinggi,

bukit akan semakin curam untuk ditapaki,

bertahanlah sedikit lagi,

untuk bertemu tebing seperti yang sudah dilalui.

untuk beristirahat, mengambil jeda,

agar mampu untuk memahami dan menghadapi kehidupan dunia. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lautan

Sempurna