Untukmu si Penggenggam Bayangan
Mungkin kita pernah merasakan bagaimana sesaknya udara..
saat kita memilih untuk bertahan,
walaupun sebenarnya tidak ada hal yang bisa dipertahankan juga,
namun kita memilih untuk menggenggam,
dari pada melepasnya yang akan terbang menjadi sebuah kenangan.
Mungkin sejauh ini,
kita sudah sangat tulus untuk bertahan tanpa alasan,
untuk memahami tanpa harus membenci,
untuk menjaga tanpa harus terlihat ada.
Namun jika dipikir kembali,
apakah dengan menggenggam membuat kita bahagia?
atau sebenarnya semakin tersiksa?
Mungkin kita tidak merasa,
karena selama ada dirinya, kita tak apa.
Namun yang namanya bertahan,
semua manusia memiliki batasnya sendiri sendiri,
Tidak baik untuk membiarkan diri sendiri terluka setiap hari.
bertahanlah terhadap hal-hal yang layak diperjuangkan,
bukan kepada sebuah bayangan yang kau genggam erat dengan harapan.
Karena beberapa kepergian,
memang harus diikhlaskan.
Agar ia bisa terbang tinggi, bebas dan bahagia seperti yang kita harapkan.
Karena pada akhirnya,
Jika kita sudah sangat tulus untuk melepaskan,
bahagianya akan menjadi bahagia kita juga kan?
Komentar
Posting Komentar