Landak Kecil
Ia seperti seekor landak kecil,
tersesat dalam rimba kehidupannya yang mungil.
Berjalan, berlari, berhenti dan bersembunyi,
entah kemana ia harus pergi.
Setiap langkah yang ia lalui,
tidak pernah ia berfikir untuk kembali.
Walaupun jurang sudah lebar membentang di hadapan,
ia tetap menyusuri secara perlahan,
bermodal duri sebagai perlindungan sekaligus harapan,
ia memilih terjun kedalam ketidakpastian.
Entah apa yang akan ia temukan,
dalam jurang yang penuh kegelapan,
dalam kehidupan ketika semua orang berteriak "Jangan!".
Seekor landak kecil,
yang tetap berjalan ditengah ketidak tahuan dan kehilangan,
walau beberapa kali ia meringis kesakitan,
tak jarangpun sekarat atas setiap pilihan,
dalam benaknya tetap selalu tersisa harapan.
Harapan tentang,
seberapapun gelap kehidupan yang ia rasakan sekarang,
ia percaya tetap bisa melewati segala rintangan.
Tidak ada ekspektasi,
yang ia simpan dalam hati.
Karena yang ia tahu,
ia hanya ingin melewati jurang ini.
Entah apapun yang akan ia temui nanti,
ia akan mensyukuri seluruh perjalanan ini,
entah bagaimanapun ceritanya nanti,
baginya akan selalu ada pembelajaran,
yang mampu untuk ia kenang sebagai pengisi cerita kehidupan.
Tidak ada yang sia-sia,
bagi seekor landak kecil,
untuk menyusuri ini semua.
Komentar
Posting Komentar