Berjalan Kembali

Beberapa dari kita,
pasti pernah merasa,
tentang betapa sulitnya untuk ada di dunia.
betapa susahnya untuk melawan dan berdamai kepada ketakutan dan kecemasan yang selalu ada.
dan betapa sulitnya untuk berjalan dan percaya kepada harapan yang juga belum nyata.

Hingga akhirnya beberapa manusia,
berjalan dengan tanya yang memenuhi kepala.
apakah ini kehidupannya?
apakah ini semua nyata?
apakah ia benar-benar 'hidup'?
atau hanya sekedar 'ada'?

Beberapa dari kita,
pasti juga pernah merasa,
tentang betapa sulitnya untuk bercerita,
membagi kisah bahagia ataupun kecewa,
namun tak pernah bisa.

Tidak ada yang peduli,
tidak ada yang mengerti,
yang terdekat belum tentu mampu menghargai,
yang terjauh belum tentu juga bisa dipercayai.

Hingga bertambah lagi,
pertanyaan manusia di dunia ini.
kenapa tidak ada yang peduli?
apakah aku harus melanjutkan semua ini?
tidakkah mereka seharusnya mengerti 
tentang jerih payahku selama ini?
apakah sebaiknya aku menyudahi karena semua..
ternyata tidak berarti?

Berhenti.
Cukupkan seluruh tanya sampai disini. 
Turunkan ekspektasi terhadap jalannya dunia yang didambakan selama ini,
Atur pikiran dan energi tentang semua yang dikerjakan sejauh ini,

Tidak ada salahnya untuk belajar kuat seorang diri,
walaupun arus dunia terlalu keras untuk diarungi,
tetaplah berusaha untuk mengatur kendali atas hidup yang jarang mampu dimengerti,
segeralah bangkit dan memulai kembali.

Ada atau tidaknya yang mengerti,
ada atau tidaknya yang mengapresiasi,
teruslah berjuang berkali-kali lagi,
teruslah melakukan apa yang disuka selama ini,
berhenti untuk menunggu kapan kita akan "hidup" disini,
namun, segera "hidup"lah setiap hari,
karena akan datang hari,
dimana kita menemukan arti dari seluruh tanya yang terpatri. 

Jadi, berjalanlah kembali. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lautan

Sempurna