Part 1. Manusia Buta Rasa
Dahulu banyak manusia yang berteriak,
tentang seorang manusia yang buta rasa,
tentang usaha yang diberi selalu berujung sia,
dan tentang menara yang menjulang tinggi,
yang dipanjat tak akan pernah bisa.
Segala cerita yang mencela,
menjadi jejak akhir dari perjuangan yang tak bersisa.
"kau si buta rasa!" teriak mereka.
Menaranyapun semakin bertambah tinggi,
apa yang salah dari melindungi diri sendiri?
Pintu semakin rapat terkunci,
membuat ia menarik diri,
lebih jauh lagi.
Malam ia lewatkan seorang diri,
mempertanyakan semua hal yang ia tidak mengerti,
tak jarang ia kehabisan akal melihat semua yang terjadi.
sempat ia mengiyakan, segala kata yang menghakimi,
ia terima bulat-bulat sendiri.
Namun, lagi dan lagi
semua hari ia isi dengan bertanya dalam hati,
berputar dalam menara tinggi kesana-kemari,
mencari jawaban tentang salah yang ia tidak ketahui.
Komentar
Posting Komentar