Menarik Diri

kini kusadari,

kehidupan yang aku jalani,

bukanlah untuk memenuhi seluruh ekspektasi, 

bukan untuk mewujudkan harapan yang berbeda dengan jalan pilihan. 


tidak jarang,

berusaha 'ada' terkadang begitu menyiksa,

karna 'kehadiran' nyatanya tidak cukup untuk membuat bangga. 


lalu aku hidup untuk siapa?

jika pada akhirnya, semua pergi dan hanya ada aku disini.

sendiri, memeluk apa yang tersisa di dalam hati.


kini kusadari,

siapa yang paling tersiksa dijalan ini,


aku yang selalu berusaha mewujudkan apa yang diharapkan,

mewujudkan apa yang diperintahkan,

lupa, 

lupa jika ada suara yang juga harus aku dengarkan,

suaraku sendiri, 

suaraku yang juga punya harapan, 

yang juga punya impian,

yang ingin menikmati kehidupan. 


aku yang selalu berusaha agar dicintai,

tak jarang merasa bahwa mungkin sebenarnya aku dibenci.

aku lupa, bahwa diam-diam tanpa diketahui,

aku juga telah menanam ekspektasi.

yang merugikan diri sendiri.


mungkin kini,

aku perlu sedikit menarik diri,

untuk memperbaiki apa yang salah disini,

di dalam diri sendiri.


beri waktu untuk para pencari,

semoga kami cepat kembali.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lautan

Sempurna