Postingan

Untuk Mimpi dan Harap

Sebagai manusia  yang terus berjalan ..untuk mimpi ..untuk harap .. dan untuk hidup Dengan.. menyelesaikan apa yang harus diselesaikan melakukan apa yang harus dilakukan memulai apa yang harus dimulai semuanya demi..  kehidupan yang lebih baik dari saat ini Namun,  menjalaninya terkadang tidak seindah seperti apa yang kita bayangkan tak jarang dipertengahan jalan kita kehilangan arah sebab rutinitas yang berulang disetiap harinya seperti belum menghasilkan apa apa ..selain lelah. Nafas yang berat Hati yang sepi Teman yang pergi dan diri kita yang berjuang sendiri, Semakin membuat semua langkah seperti tidak berarti, dan menyerah seperti hal yang menyenangkan karena begitu mudah. Tapi.. sebentar Bukankah jalan untuk menjadi apa yang diimpikan, memang terkenal susah? terkenal berat? terkenal terjal? Untuk mendapatkan apa yang diharapkan, bukannya memang harus berjuang? bukannya memang harus menahan tangis? bukannya memang harus menahan luka? Selalu akan ada cobaan dan ujian...

sekali saja

sometimes you just can get tired, don't you ? Kamu berjuang, Kamu berjalan, istirahat, kemudian kembali tergelincir, kemudian tegak lagi tersungkur, kemudian merangkak lagi Jika sedang seperti ini, hidup terasa melelahkan bukan? Katanya kita harus terus melangkah,  katanya karena bumi terus bergerak maju, bumi kan terus berjalan, berputar, tidak akan berhenti apalagi hanya untuk menanti dirimu seorang diri. Lalu.. apa yang akan terjadi, jika sekali saja sekali saja kita berhenti ? rasanya tenaga sudah benar-benar terkuras berkali-kali.  tapi, ya, nanti kita akan kembali lagi, kita akan berjuang lagi, kita akan berjalan lagi, walaupun tergelincir lagi, kita akan belajar untuk tegak lagi, untuk merangkak lagi, berkali-kali. Tapi sekali saja, apakah tidak apa apa? untuk berhenti, beristirahat, disini, sendiri? Bumi berotasi saja, dengan perputarannya sendiri Nanti juga ku susul lagi. 

Harapan

Aku percaya kalau hidup ini terkadang berat untuk dijalani, Aku percaya kalau sebagian manusia di bumi pasti pernah ingin menyerah, Aku percaya tentang perjalanan yang terasa statis,  terasa tidak berubah dan segala yang dilakukan terasa tidak begitu berbuah, dan malam yang sendiri dipojok kamar menepi, menahan tangis seorang diri. Aku percaya tentang rasa sakit yang ingin kita lupakan,  tentang seseorang yang ingin kita maafkan, tentang diri sendiri yang berjuang untuk berdamai di setiap hari. dan Aku percaya, Tuhan telah memberikan bahu yang kuat pada setiap manusiaNya, yang kuat menopang tanggung jawab yang sedang diemban, yang masih mampu menjadi pundak ketika ada orang yang ingin bersandar. Aku percaya, Tuhan telah mempersiapkan air mata yang tidak akan ada habisnya, yang mampu untuk menyapu luruh kesedihanmu, yang akan mengalir untuk melegakan hatimu, dan yang akan turun untuk ikut merayakan kabar bahagia yang tidak pernah kamu sangka atau bayangkan sebelumnya. Aku perc...

Suara Baru

Suatu ketika, aku pernah berada di situasi yang .. sungguh berisik.  semuanya .. benar-benar terasa berisik.  tidak hanya dari dalam kepalaku sendiri, namun dari luar juga terasa sangat pekik.  Aku tidak tahu suara mana yang harus aku dengar, dan akhirnya aku memilih untuk diam.  Membiarkan semua suara berteriak sesuka mereka, sambil berharap suatu saat mereka akan lelah dan berganti untuk memilih diam.  Namun.. tidak terduga di titik lelah dan hampir menyerah, tiba-tiba pada suatu pagi ada seseorang yang mengirimkan aku pesan. Pesan itu berisi tautan, tidak ada kata, tidak ada basa-basi.  hanya 1 tautan, tautan itu menggiring aku untuk mendengarkan suara baru, suara yang berbeda dari semuanya,  suara yang bahkan tidak pernah terfikirkan untuk aku cari dan aku dengarkan. Tautan itu berisi suara alam. Awalnya aku berfikir "apa ini?" namun setelah aku dengar .. suara alam benar-benar terasa menenangkan.  dan aku menjadi mengerti, di hidup ini terdap...

apakah manusia benar-benar adil?

Apakah manusia benar-benar diciptakan untuk mampu menerima? Lalu kenapa banyak orang yang lari dari kenyataan? kenapa banyak orang yang marah atas keadaan? kenapa banyak orang yang mengutuk, menyumpah, dan mendendam tentang penderitaan? Seakan semua hal-hal yang diberikan Tuhan,  baik mengecewakan atau menyedihkan, bukan seharusnya untuk mereka rasakan.  Namun, lain cerita jika yang diberi Tuhan adalah kebahagiaan, banyak manusia merasa itulah yang layak mereka terima.  itulah yang seharusnya Tuhan selalu beri.. "Kebahagiaan dan ketenangan sejati"  Sayangnya, beberapa manusia merasa.. bahwa Tuhan terkadang tidak adil dalam memberi, Lalu bagaimana jika Tuhan merasa.. bahwa manusialah yang tidak adil dalam menerima ?? Kita tahu, tentang Bahagia dan Derita adalah fase yang datang silih berganti, kita tidak dapat merasa bahagia jika tidak dulu menderita. pun sebaliknya. Jadi, terima saja dulu apa fasemu saat ini. Karena bahagia juga ingin segera bertemu di perputaran bu...

Persimpangan

Ruang untuk pulang

Di dalam diri kita pasti ada satu ruang, yang susah payah ditata dan dirapikan. Ruang itu cukup luas, namun anehnya terkadang rasanya begitu sesak, padahal hanya ada diri kita sendiri di dalamnya. Alih-alih membiarkan ruang itu hancur dan berantakan, Kita memilih untuk merawatnya, membiasakan diri dengan segala cerita yang pernah terjadi di dalamnya, sehingga cerita sakit, tidak lagi terasa sakit. dan cerita manis, akan selalu terkenang manis. Di dalam diri kita pasti ada satu ruang, yang terkadang kita abaikan, Namun, terkadang menjadi satu-satunya tempat tujuan.. ketika kita ingin pulang.