Melayang Terbang
Hatinya telah melayang ke arah kemustahilan,
Dan ia sudahlah sampai ke atas awan,
Terbang, berdansa, menari-nari dengan angan dalam pikiran,
Ia lupa, kakinya haruslah tetap menapak pada daratan,
Nyaris ia hilang seluruh kewarasan.
"Tapi bagaimana?" tanyanya dalam hati,
Dan bimbang seraya menyapa seakan teman sejati,
Ia turut menemani, membumbung tinggi, sebelum kembali menghempaskannya ke bumi.
Namun, hatinya sudah terlanjur melayang tinggi,
Dan mungkin..
Untuk sebentar, ia ingin menikmati awan ini.
Komentar
Posting Komentar