Jadilah Bebas Nak
"Pak, harus menjadi apakah saya di masa depan?" tanya seorang anak kecil kepada seorang bapak di sebelahnya.
Sorot sepasang mata yang telah berpuluh tahun melihat dunia, menyambut tanya anak kecil itu dengan seksama. Tawa kecil disudut bibirnya bertanya "Memangnya apa yang kau inginkan nak?"
Sorot sepasang mata yang telah berpuluh tahun melihat dunia, menyambut tanya anak kecil itu dengan seksama. Tawa kecil disudut bibirnya bertanya "Memangnya apa yang kau inginkan nak?"
"Hmm.. banyak! saya sangat ingin menjadi a, saya juga sangat ingin menjadi b! mungkin saya juga sangat ingin untuk menjadi lainnya!" jawab anak kecil itu sambil menggerakan tangannya seperti menghias angkasa, suara gulungan ombak berderu seakan mengimbangi semangatnya bercerita.
"tapi.. kenapa rasanya begitu berat untuk menjalani semuanya..?" tangan-tangan kecil itu tertahan diangkasa, dan deru ombak hilang seperti semangatnya yang memudar.
"Nak.."
"Menjadi bebaslah.."
"Menjadi bebas?" tanya anak kecil itu tidak mengerti.
"Ya.. jika kamu bertanya kamu harus menjadi apa, menjadi bebaslah jawabannya.."
"Janganlah kamu berharap untuk menjadi sesuatu, tapi berharaplah agar kamu dapat terus membuat sesuatu, dan mungkin aku tidak akan menyebutmu a atau b atau lainnya, biarlah jalanmu yang menjadikan dirimu menjadi sesuatu yang tidak pernah kau tahu.."
".. menjadi bebas?"
"ya.. jadilah bebas nak.."
"Jadilah bebas nak.." jawabnya sambil mengalihkan pandangan ke depan mereka.
Aroma air laut mengisi udara diantara mereka, suara-suara ombak bergulung
"Menjadi bebas?"
"Ya.. tidak perlu kamu berharap untuk menjadi sesuatu.."
Komentar
Posting Komentar