Fase

Ternyata seperti ini ya rasanya,
hidup menuju fase usia yang lebih dewasa.

Dimana, sudah mulai terdengar,
suara-suara yang memberi patokan terhadap kehidupan yang kita jalankan.
sudah mulai terasa,
lelahnya berjalan mengemban segala tuntutan yang seakan harus cepat untuk direalisasikan. 
Dan.. dimana,
kehilangan diri sendiri dipertengahan jalan, sudah menjadi kebiasaan. 

Ternyata seperti ini,
bergabung menjadi salah satu dari ribuan atau jutaan,
yang kehidupannya diisi untuk membuktikan,
berniat membahagiakan walau selama ini tidak dipedulikan,
menyuguhkan kesuksesan agar lebih diperhatikan.

Ternyata seperti ini,
menjadi manusia yang menjalankan ritual pagi dengan menyemangati diri sendiri,
menjadi sandaran yang paling tegar untuk sebuah bahu, disaat diri sendiri sebenarnya sedang menjalankan kehidupan yang ia juga tidak tahu.

Tanpa kita sadari,
menuju fase usia yang lebih dewasa ini,
terkadang pandangan tentang kebahagiaan kita lihat dari kacamata pencapaian,
tidak jarang, kita bisa menjadi hakim handal atas kehidupan,
cepat merasa gagal, saat sekeliling telah jauh didepan,
atau sibuk mencari celah melihat salah, ketika diri merasa begitu kalah.

Ternyata seperti ini ya, rasanya menjadi manusia.
terkadang suka lupa,
tentang hidup ini sebenarnya apa dan milik siapa?

Suara siapa yang sebenarnya harus kita dengar?
tuntutan siapa yang sebenarnya harus kita realisasikan?
diri seperti apa yang harus kita temukan?
siapa yang harus kita buktikan?
bahu siapa yang harus lebih dahulu kita tegakan?
dan kemana pandangan yang harus kita tujukan?

Mungkin..
jawaban setiap manusia akan selalu berbeda,
beragam dan tidak sama. 

Entah kehidupan ini diisi untuk diri sendiri atau orang yang disayangi,
tidak ada yang perlu dicemasi. 

Menuju usia yang semakin dewasa ini,
mungkin yang perlu kita lakukan adalah,
menyederhanakan jalan dan pikiran untuk melalui kehidupan yang kita yakini. 

Walau tidak banyak yang mengerti,
walau tidak banyak yang memahami,
atau tidak jarang malah banyak yang terlalu menghakimi,
mari tetaplah jalani kehidupan yang sudah Tuhan beri.

Di fase yang tidak mudah ini,
semoga kita sama-sama bisa melewati semua ini. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lautan

Sempurna