Postingan

Memaafkanmu

  Dan aku akan memaafkanmu lagi . . lagi . . sekali lagi . .  disetiap hari. Tidak akan kubiarkan hitam menguasai hati. Tidak akan kubiarkan siapapun . . membuatku mati. 

Pada Waktunya

Pada waktunya, pada prosesnya, kita bisa melalui ini semua. 

Tidak Berubah

"apakah akhirnya kecemasan kamu berkurang?" "tidak." "apakah semua ini mengobati kamu?" "tidak." "kenapa?" "apa yang mau disembuhkan dengan cara menambah banyak luka padanya?"

Closure (pt.3)

"apa pengharapanmu?" "kepadanya?" "ya.." "aku harap ia hidup dengan bahagia."

Apakah kau percaya?

Apakah kau percaya? beberapa jiwa bisa terhubung tanpa harus bersuara?

Orang-orang Baik

"rasanya, hidup di masa sekarang, aku sudah tidak begitu kaget." "kaget sama?" "berita buruk, hal-hal kurang baik atau ketika berhadapan dengan orang-orang yang bersikap menyebalkan." "hmmm.." "kau tau apa yang begitu mengagetkan?" "apa?" "bertemu dengan orang baik." "lalu apa yang akan kau lakukan ketika bertemu dengan orang seperti itu?" "mendoakannya." "aku berharap, semoga orang-orang baik yang aku temukan dapat dipertemukan kembali dengan orang-orang yang dapat membuat mereka senang dan bahagia, sama seperti diri mereka." "aku berharap, mereka selalu ada di dunia. karena mungkin saja apa yang mereka hadapi juga tidak mudah, karena mungkin saja mereka juga ada kalanya merasa lelah. Namun aku harap, mereka tetap ada." "dan aku harap, mereka juga ikut merasakan, jika kehadiran mereka, begitu berharga di dunia."

Ia Menemaniku

 "jadi sebenarnya ini obrolan dengan siapa?" "tidak dengan siapa-siapa." "lalu dari mana ini semua?" "kepalaku." "maksudmu.. ada suara dari sana?" "ya." "apakah itu mengganggumu?" "tidak," "ia menemaniku."